Aplikasi BIO 7 Mulai Dari Sebelum Tanam Hingga Panen
Olah Lahan Sawah
Menggunakan formula tunggal atau sapu jagad agar proses pembusukan jerami padi lebih cepat - Lihat cara olah lahan dengan bio 7
Visit LinkSeed Treatment
Sebelum melakukan semai benih disarankan melakukan seleksi dan perlakuan benih. Tujuannya adalah mendapatkan benih siap tanam berkualitas - Lihat cara seed treatment dengan bio 7
Persemaian Benih Padi
Berikan formula bio 7 tunggal 1 tutup untuk 1-3 liter air dan semprotkan ke persemaian. (Minimal 3x sampai umur 17-21 hss). Bibit padi tumbuh seragam dan terhindar dari hama dan penyakit - Lihat cara persemaian benih padi
Pindah Tanam Lahan Sawah
Formula bio 7 tunggal dapat meminimalkan stress tanaman saat pindah tanam. Formula sapu jagad pada waktu pindah tanam (0hst) mampu mengatasi atau mencegah asem-asem pada lahan sawah. - Lihat metode pindah tanam dengan bio 7
Fase Vegetatif Padi
Formula tulaks pada umur 0-35 hst mampu memperbanyak anakan padi serta dapat diberikan tanpa urea hingga 15 hst. - Lihat memperbanyak anakan padi dengan bio 7
Fase Generatif
“We are what we pretend to be, so we must be careful about what we pretend to be” - Kurt Vonnegut, Jr.
Fase Pemasakan Bulir
“Perfect is the enemy of good.” - Voltaire
1. Seedling Stage / Tahap Perkecambahan terjadi saat Perendaman Benih
Umur | Fase | Variabel | Aplikasi |
---|---|---|---|
-2 HSS | Rendam Benih 12-24 Jam | Benih telah diseleksi | Formula bio 7 Tunggal |
-1 HSS | Benih Bekap 12-24 Jam | Benih muncul Tunas Akar | Tidak perlu |
Pemerintah melalui Balitbangtan telah merekomendasikan penggunaan pupuk hayati agar terciptanya budidaya padi yang berkelanjutan dan mengurangi residu akibat penggunaan pupuk kimia. Bio 7 padi dapat menjadi solusi ketika pupuk subsidi tidak tersedia atau langka. Dengan bio 7 dapat menghemat pupuk anorganik (kimia) hingga 50%.
Pemerintah melalui Balitbangtan telah merekomendasikan penggunaan pupuk hayati agar terciptanya budidaya padi yang berkelanjutan dan mengurangi residu akibat penggunaan pupuk kimia. Bio 7 padi dapat menjadi solusi ketika pupuk subsidi tidak tersedia atau langka. Dengan bio 7 dapat menghemat pupuk anorganik (kimia) hingga 50%.
Umur | Fase | Variabel | Indikator |
---|---|---|---|
0-5 HSS | Sebar Benih tidak tenggelam | Muncul Akar dan calon tunas daun | Muncul Akar dan calon tunas daun |
5-7 HSS | Muncul tunas daun | Cell | Cell |
7-10 HSS | Cell | Cell | Cell |
3. Metode Pindah Tanam atau Tapin (Tanam Pindah)
Umur | Fase | Variabel | Indikator |
---|---|---|---|
17-25 HSS | Tanam usia Ideal | Rata-rata tanaman 1 jengkal | Daun 5-6 helai |
0-35 HST | Cell | Cell | Cell |
36-55 | Cell | Cell | Cell |
Rekomendasi Budidaya Padi Dengan BIO 7 Biaya Murah Hasil Melimpah
-
1. Olah LahanSterilisasi LahanPerbaiki pematang sawah dan taburkan garam grosok atau insektisida bahan aktif karbofuran untuk pematang tidak mudah berlubang. H-14 Bajak singkal dan setengah halus, biarkan macak-macak beri perlakuan formula tulaks atau formula sapu jagad. Bisa ditabur kapur dolomit.
-
2. Pilih Varietas UnggulMemilih benih padi unggulMenentukan jenis padi berdasar habitat setempat (rawa, tadah hujan, atau irigasi). Untuk sawah apung atau mina padi disarankan varietas Ciherang atau IR64. Padi hibrida sesuai anjuran daerah setempat
-
3. Seed TreatmentPerlakuan benih sebelum sebarBenih direndam selama 12-24 jam dengan larutan 1 tutup bio 7/15 ml untuk 3 liter air. Bisa ditambah fungisida kontak atau zpt atau bisa juga insektisida khusus seed treatment.
-
4. Semai Benih PadiSistem pindah tanamBerikan formula bio 7 tunggal 100ml untuk 1 tangki 16l berikan selama 3 kali saat semai benih. Untuk sistem tanam pindah umur ideal bibit padi yaitu 17-25 hss (setelah sebar)
-
5. Penanaman Benih SemaiPerlakuan awal tanamAgar mengurangi stress tanaman akibat pindah tanam berikan formula tunggal 100 ml/1 tangki 16lt. Tanaman lebih cepat beradaptasi
-
6. Pemupukan BerimbangMencermati pemberian pupukAplikasi terbaik saat pemberian pupuk yaitu 5-7 hst, 10-15 hst, dan 25-35 hst. Setelah penaburan pupuk semprotkan bio7 formula tulaks atau formula sapu jagad agar pupuk kimia cepat terurai oleh bakteri penambat N, pelarut P dan K. Serapan unsur hara dapat maksimal dan lebih cepat.
-
7. Perawatan LahanKonsep dan Aksi perlakuan lahanLakukan pemantauan kondisi lahan sawah. Dengan melihat tanda dari tanaman jika daun kurang hijau berikan formula sapujagad atau formula tulaks.
-
8. Pengendalian HamaAntisipasi dan PengobatanJika terdapat hama tanaman seperti jenis serangga dan jamur padi. Berikan formula sapujagad atau formula biofungisida. Bakteri thricoderma akan melawan hama jamur dan bakteri lainnya sebagai bio insektisida
-
9. Indikator PertumbuhanFaktor penentu keberhasilanSejak tanam pindah sebenarnya sudah bisa diketahui standar pertumbuhan tanaman. Kami memberikan rekomendasi sederhana. Usia 15 hst usahakan anakan sudah mencapai 15 batang, usia 20 hst 20 batang, usia 35 hst 35 batang dan usia mendekati bunting sudah mencapai anakan maksimal. Formula penambahan anakan murah yaitu bio 7 7 tutup (105ml) + NPK Premium 8-10 sdm (pemula) artinya dosis bisa ditambah, larutkan dan semprotkan.
-
10. Penambahan Nutrisi PadiFaktor penentu keberhasilanPenambahan nutrisi diberikan saat terjadi tanda kekurangan nutrisi. Seperti tahap sebelumnya untuk memperbanyak anakan berikan formula bio7 7 tutup + NPK Premium 8-10 sdm.
-
11. EvaluasiKonsep dan Aksi perlakuan lahanPerlakuan musim ini adalah pengalaman untuk musim depan. Dan musim depan adalah pengalaman yang didapat dari musim ini. Padi yang dipanen saat ini bukan padi yang ditanam hari kemarin. Tetap berusaha dan tetap optimis target 10 ton/ha dapat dicapai
1. Jangan melakukan pembakaran pada area sawah terutama jerami padi.
2. Lakukan Pembersihan dan perbaikan pematang sawah.
3. Solusi tanah lumpur dalam dengan pemberian kapur dolomit (Semakin dalam lumpur sawah semakin banyak dosis dolomit) untuk standarnya yaitu 500 kg/ha